Thermotherapy

Thermotherapy (Terapi Panas) merupakan pemberian aplikasi panas pada tubuh untuk mengurangi gejala akut maupun kronis. Metode terapi ini sangat efektif untuk mengurangi nyeri yang berhubungan dengan ketegangan otot.
Efek fisiologis terapi panas antara lain, meningkatkan metabolisme, meningkatkan aliran darah, mengurangi nyeri, dan menurunkan spasme otot. Terdapat tiga mekanisme dari terapi panas yang mampu mengurangi nyeri pada anggota tubuh.
Pertama, terapi panas dapat meningkatkan aliran darah kulit dengan jalan melebarkan pembuluuh darah sehingga dapat meningkatkan suplai oksigen ke dalam jaringan.

Kedua, panas juga mampu memicu sekresi endorphine yang akan mengurangi nyeri pada anggota tubuh.
Ketiga, terapi panas akan mengurangi nyeri dengan jalan gate-control theory. Gate-control theory merupakan mekanisme dimana rangsang nyeri yang seharusnya diterima oleh otak akan dihambat sehingga nyeri tidak akan terjadi.
Terapi panas juga mampu meningkatkan aliran viskositas matriks dan serat kolagen sehingga mampu mengelola elastisitas jaringan sehingga jaringan tidak mudah mengalami cedera.
Beriku beberapa jenis gangguan yang dianjurkan diberikan terapi panas. Klik disini
Terapi panas sudah banyak digunakan sebagai pilihan terapi yang sangat diminati. Bentuk-bentuk terapi yang dapat digunakan antara lain krim panas, bantal pemanas, kantung panas, tangki whirpool, parafin bath, dan contrast bath. 


0 komentar:

Posting Komentar